| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Presiden Joko Widodo Ratas lewat video conference Dihadapan 34 Gubernur Se-Indonesia

Gubernur Riau, Syamsuar bersama gubernur se-indonesia dengarkan paparan presiden terkait virus coron


Ade Irawan SP | Riau
Selasa, 24/03/2020 - 16:50:23 WIB
Press conference Gubernur Riau Didampingi Kapolda Riau, Danrem 031/Wirabima, Kabinda Riau, Wakajati Riau (Foto :SIGAPNEWS.CO.ID/ADE)
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID - PEKANBARU - Presiden RI Joko Widodo menggelar rapat terbatas dengan 34 gubernur se-Indonesia memberikan pengarahan dalam menghadapi pandemi virus corona COVID19.

Jokowi menegaskan kepada para 34 gubernur se - indonesia bahwa pemerintah pusat tidak akan mengambil keputusan lockdown.

Pandemi corona bukan hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga perekonomian. Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantas mengkaji skenario ringan hingga buruk terkait dampak virus corona terhadap beberapa profesi di berbagai provinsi. Hasilnya, sopir angkutan kota (angkot) dan pengemudi ojek yang paling terdampak.

Hasil itu dengan perhitungan bahwa dampak pandemi corona terhadap perekonomian skalanya sedang. “Kami ingin (dampaknya seperti) skenario ringan. Kalau betul-betul sulit dibendung, paling tidak masuk skenario sedang, jangan yang paling buruk,” kata Jokowi dalam video conference tentang pengarahan presiden kepada para gubernur menghadapi Covid-19, Jakarta, Selasa (24/3).

"Ada yang bertanya kepada saya, kenapa kebijakan lockdown tidak kita lakukan? perlu saya sampaikan, bahwa setiap negara memiliki karakter yang berbeda-beda, memiliki budaya yang berbeda-beda, memiliki kedisiplinan yang berbeda-beda," kata Jokowi dalam rapat terbatas lewat video conference yang disiarkan channel youtube sekretariat presiden.

"Oleh sebab itu kita tidak memilih jalan itu. dan itu sudah saya pelajari. saya memiliki analisa-analisa seperti ini, dari semua negara ada semuanya, kebijakan mereka apa, kemudian hasilnya seperti apa, semuanya dari Kemlu dari situs-situs yang ada terus kita pantau setiap hari," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi menyebut, kebijakan yang paling pas diambil di Indonesia adalah pembatasan secara fisik atau physical distancing. Jokowi juga sudah berulang kali menyampaikan untuk bekerja, beraktivitas, dan beribadah di rumah.

"Sehingga di negara kita memang yang paling pas adalah physical distancing," katanya.


Oleh karena itu, Jokowi meminta gubernur di berbagai wilayah memperhitungkan dampak penyebaran virus corona terhadap aspek sosial dan ekonomi. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat mengalokasikan bantuan sosial secara tepat sasaran.

Hal itu juga perlu diikuti dengan refocusingdan relokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh pemerintah daerah diharapkan memangkas rencana belanja bukan prioritas, seperti perjalanan dinas, pertemuan, dan belanja lainnya.

Sebab, anggaran-anggaran itu tidak langsung berdampak terhadap masyarakat. "Karena keadaan fiskal kita bukan dalam kondisi yang enteng," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan gambaran terkait ekonomi Indonesia tahun ini yang tertekan hebat akibat pandemi corona. Jika pandemi tersebut tidak segera diatasi, dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya 2,5% atau bahkan 0% alias tidak tumbuh pada 2020.

Gubernur riau saat press conference mengatakan, ada tiga hal penting yang harus menjadi perhatian kita bersama yaitu pertama, dapat mengutamakan keselamatan dan kesehatan. Kedua, pemerintah daerah harus memperhatikan masyarakat miskin, nelayan, petani maupun usaha mikro harus diberikan bantuan sosial. Dan ketiga, semua daerah harus menyiapkan stok pangan yang cukup," ucap Gubri Syamsuar dalam prescon bersama kapolda riau, danrem 031/wirabima, kabinda provinsi riau, wakajati riau, selasa (24/3/2020) di Gedung Daerah.



Editor : Ade Irawan SP





Berita Lainnya :
 
  • Langgar Aturan Protokol Kesehatan, Bawaslu Bungo Bubarkan Kampanye Cek Endra Cagub Jambi
  • Pemko Medan Pasang Manhole di Kawasan Kota, Pengamat Perkotaan: Perlu 'Police Line'
  • Pemko Medan Punya Waktu 24 Hari Soal Gugatan Citizen Law Suit Lapangan Merdeka
  • HK Kampanye Dialogis Bersama Masyarakat Inuman
  • Pengamat: Biaya Pilkada sangat Besar, Cukong Berpeluang Biayai Cakada
  • Gubri: Meleset dari Jadwal, Alat PCR Bantuan BNPB Tak Kunjung Tiba
  • H Ervan: Pengadaan Laboratorium Biomolekuler Covid-19 Jangan Hanya Sekadar Wacana
  • Ruslan Sorot PAD Retribusi Sampah dan Pungli di Masyarakat
  • DPRD Pekanbaru, Rabu di Jadwalkan Ketuk Palu APBD Perubahan 2020
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved