| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Pemprov Riau Dorong Perbankan Beri Pinjaman Kredit Ke Petani


red | Riau
Senin, 30/09/2019 - 23:11:43 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID | PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memandang komoditi ubi kayu merupakan tanaman yang potensial untuk dikembangkan dalam mendongkrak perekonomian masyarakat di tengah anjloknya harga kelapa sawit.

Karenanya, Pemprov Riau berupaya memberi kemudahan dan jaminan terhadap pasar untuk pengembangan komoditi ubi kayu di "Bumi Lancang Kuning".

Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Provinsi Riau Darusman mengatakan, pemerintah setempat mendorong agar perbankan dapat memberi kemudahan untuk penyaluran pinjaman kredit terhadap petani yang ingin bercocok tanam ubi kayu.

Dikatakan Darusman, hal tersebut diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam mengembangkan potensi serta meningkatkan produksi ubi kayu di wilayah setempat.

"Saat ini lahan yang ditanami ubi kayu di Riau telah mencapai sekitar 268 hektar. Namun luasan itu tidak terpusat pada satu tempat. Untuk prospeknya, dengan harga jual kelapa sawit yang saat ini juga cenderung menurun, tanaman ini dengan berbagai manfaatnya dapat menjadi alternatif yang potensial untuk terus dikembangkan," kata Darusman, Senin (30/9/2019) di Pekanbaru.

Apalagi, di Riau saat ini telah dibangun pabrik pengolahan ubi kayu yang menjamin pasar komoditi tersebut.

"Saat ini kita terkendala dengan pabrik yang masih belum mampu mengcover hasil panen keseluruhan. Tapi juga kita berupaya untuk merangkul investor dari Jakarta  yang akan membangun pabrik pengolahan. Kita saat ini sedang mencari lokasi yang nanti akan dibangun pabrik itu," tutur Darusman.

Kendati demikian, selaras dengan itu Darusman mengungkapkan, pengembangan ubi kayu juga harus dibarengi dengan peningkatan kulitas mutu.

"Kita juga terus mengembang supaya tingkat mutu dari ubi kita lebih baik dari yang sekarang itu masih di angka 20-22  untuk pati-nya. Kita akan tingkatkan 28-30 melalui pemanfaatan bibit unggul dari Lampung," ungkap Darusman.

"Hasil pengolahan itu juga kita harapkan tidak hanya menjadi tapioka, tapi kita ingin mereka bisa mengembangkan dengan bermacam-macam makanan dan nutrisi," demikian Darusman. (ADV/ADE/ MCR)





Berita Lainnya :
 
  • Kapolres Kuansing Salurkan Bantuan dan Minta Jajaran Siaga
  • kapolda Riau, Irjen Pol Agung Terima Penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden
  • Kapolda Riau Gelar Konferensi Pers Tindak Pidana Pencurian di Kawasan Perkebunan Sawit Kampar
  • Lantik 10 Kades Terpilih, Bupati Mursini Ajak Kades Rangkul Rival Politik
  • Setiap Tahun, 17.200 Ton Limbah Repu Sagu Terjun Kelaut Dan Sungai Di Meranti
  • Pencanangan Bhakti Sosial PKK KKBPK Kesehatan di Desa Sialang Jaya,
  • Pemkab Sarankan Tempuh Jalur Hukum
  • Bupati Kuansing Mursini Buka Pelatihan Kewirausahaan
  • LDII Riau Susun Rencana Kerja Tahun 2020 dan Siap Berkontribusi untuk Bangsa
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved