| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Sopir Ambulance RSUD Meranti Lakukan Pungli?


Agus | Meranti
Kamis, 15/06/2017 - 10:12:39 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID | MERANTI - Pungutan Liar (Pungli) memang sudah menjadi tradisi dan dan alasan klasik tentu gaji atau upah yang diterima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Salah satu praktek pungli yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten kepulauan Meranti. Oknum sopir ambulance RSUD Meranti tersebut memungut bayaran kepada setiap pasien yang menggunakan jasa ambulance di RSUD Meranti itu. Menurut aturan yang berlaku bahwasanya biaya ambulance bagi pasian di gratiskan alias cuma-cuma.

Hal tersebut diakui oleh Direktur RSUD Meranti drg. Ruswita dan sang Direktur pun mau bertanggungjawab atas kelakuan pegawainya tersebut.

"Saya sudah memanggil oknum sopir ambulance RSUD tersebut dan sopir itu mengakuinya," ungkap drg Ruswita.

"Atas nama RSUD Meranti, saya minta maaf dan mengucapkan terimakasih atas laporan dari masyarakat," cakap drg ruswita kepada media sigapnews.co.id, Senin (12/6/2017).

Pihak RSUD sudah mempunyai cukup bukti bahwa oknum sopir ambulance itu telah melakukan pungli dan kedepannya drg Ruswita berjanji akan menindak tegas setiap pegawainya yang melakukan praktek pungli.

Oknum sopir ambulance RSUD Meranti mengakui perbuatannya dikarenakan upah yang diterima tidak cukup memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga berulang kali meminta uang tambahan kepada setiap masyarakat yang menggunakan jasa ambulance plat merah tersebut.

Nada yang sama disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti Julian Norwis bahwa oknum sopir ambulance RSUD Meranti itu menggunakan Nomor Handphone (HP) resmi dari RSUD Meranti.

"Kami akan tindak yang bersangkutan sesuai dengan bukti SMS yang dikirim dari salah satu keluarga pasien yang menggunakan Nomor HP Ambulance RSUD Meranti," ujar Julian Norwis diruang kerjanya.
 
"Kami atas nama Pemerintah kabupaten Meranti mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga Pasien, karena mau membantu kami membuktikan yang selama ini menjadi keresahan masyarakat," papar Sekda Meranti Julian Norwis

Jamaludin Ketua LSM Pemantau Kinerja Pelayanan Publik (PKPP) Kepulauan Meranti menyayangkan praktek pungli di Meranti terus terjadi dan ini menjadi penilaian yang jelek terhadap kinerja aparatur negara di Kepulauan Meranti.

"Kami minta kepada direktur RSUD Meranti memperketat sistem kontrol (pengawasan) disegala bidang. Kita siap bersinergi dengan media dan Pemkab Meranti dalam menindak praktek pungli di Kabupaten termuda di Provinsi Riau ini," terang Jamaludin.

Jamaludin menambahkan harus ada sanksi yang nyata kepada setiap yang melakukan praktek pungli agar Pemkab Meranti mendapat kepercayaan dari masyarakat.





Berita Lainnya :
 
  • Keluar Saat Jam Kerja, Sejumlah ASN Terjaring Razia Satpol PP
  • Aktivis Rohul Pertanyakan Kekosongan Wakil Bupati Rohul
  • Gubernur Riau Terpilih, H Syamsuar Minta Dukungan LDII Dalam Membina Umat
  • Komisi B DPRD Kuansing Usir Kuasa Hukum PT SUN
  • Sekda Pimpin Apel Pagi di BKPP
  • Melalui Rakor, Bupati Mursini Ajak Seluruh Pejabat Beriovasi
  • Setelah Beroperasi Selama 8 Tahun, Media Sosial Path Resmi Tutup!
  • Pemprov Sumbar Raih Dua Platinum di Ajang IAA 2018
  • Malindo Worldwide Malaysia Kunjungi dan Promosikan Wisata Sumbar
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved