| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Tarbiyah Kuansing

Persatuan Tarbiyah Kuansing Taja Muzakarah Ulama se Kuansing, Secara Resmi Dibuka Andi Putra


Sigapnews.co.id | Kuantan Singingi
Kamis, 15/10/2020 - 23:06:07 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID/TELUK KUANTAN- Ketua Dewan Pembina Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Kabupaten Kuantan Singingi sekaligus sebagai calon bupati Kuansing Andi Putra,SH.MH secara resmi membuka Pertukaran pikiran tentang suatu masalah (Muzakarah) Ulama se-Kabupaten Kuansing yang berlangsung di kota Hotel Kuantan Kamis,15/10/2020

Kegiatan Muzakara ulama tersebut diikuti  100 orang peserta yang terbagi dalam dua gelombang dari berbagai kecamatan se Kabupaten Kuansing. 

Tampak hadir dalam kegiatan Muzakarah ini sejumlah tokoh Tarbiyah seperti Tengku, H.Dalimi dari Pucuk Rantau, Alzekrillah syah.S.Psi dari Singingi Hilir, Tengku H.Suardi dari  Inuman ,Engku Narajo Sahril dari Guntor, H.Umar Jalis, dan Sutan Rahim dari Kopah

Selaku ketua dewan pembina Perti Kuansing Andi Putra,SH.MH menyampaikan, rasa kebanggaan selaku pembina perti kuansing yang telah menajah kegiatan ini, mudah-mudahan Allah Swt akan meridoi semua yang hadir

Ajaran Islam khususnya warga Tarbiyah Kuansing telah menjadi ruh dalam kehidupan sosial masyarakat yang dikenal sangat religius. Sehingga peranan ulama sebagai ujung tombak sosialisasi keagamaan sangat penting" ungkap Andi Putra.

"Dengan Muzakarah ini, diharapkan akan melahirkan berbagai kesepahaman dalam sebuah permasalahan bersama terhadal kemaslahatan umat khusunya di Kabupaten Kuansing ini "ujar Andi Putra

Selain itu, Andi juga mohon doa kepada seluruh warga Tarbiyah kuansing untuk mendoakan dirinya agar dapat terpilih menjadi bupati berpasangan dengan Suhardiman Amby

Sementara ketua harian Perti Kabupaten Kuansing Drs.Ramlan dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ulama se-Kuansing yang sudah memenuhi undangan panitia pelaksana dalam acara ini. 

Kegiatan Muzakarah ulama ini tentunya akan membahas masalah pemahaman dan kajian Bid'ah. Sebab hari ini banyak oknum yang merasa dirinya yang paling benar sehingga menyalahkan amalan orang yang bukan sepaham dengan dirinya. Sehingga hal ini merasa perlu kita bahas bersama khususnya warga Tarbiyah Kuansing.

Sudah menjadi sebuah tradisi ulama-ulama terdahulu, apabila ada sebuah problematika yang muncul, mereka memusyawarahkan dengan ahlinya, baik melalui bahtsul masail, Muzakarah, diskusi, dialog, perdebatan (baik terbuka maupun tertutup) atau yang lainnya, yang tujuan akhir dari semua itu adalah ingin mencari sebuah jawaban yang sesuai dengan garis syariat Islam (al-Qur’an dan Hadit" terang Ramlan

Kami yakin dan percaya bahwa setelah bermuzakarah nanti akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi sesuai dengan harapan umat untuk kemaslahatan bersama," ujar Ramlan seraya menutup pembicaraannya.

Selaku narasumber dalam Muzakarah ini Perti Kuansing mengundang Ustadz Zulhendri Rais, Lc. MA  Salah seorang Ulama Hadits Provinsi Riau dan selaku Ketua Harian Masjid An-Nur Riau.

Dalam diskusi tersebut Ustad. Zulhendri Rais,Lc.MA mengajak agar para ulama Perti Kabupaten Kuansing mengaktualisasikan Mazdhab Syafi'i dalam syari'at dan ibadah dengan faham Ahlussunnah Waljama'ah untuk i'tikad secara konsisten. 

Terkait dengan adanya oknum yang merasa dirinya yang benar sehingga menyalahkan ajaran orang hang bukan sepaham dengannya suka mengatakan bid'ah, maka ustad. Zulhendri Rais menyarankan agar melakukan Muzakarah sehingga tidak terjadi kesalahan yang menyebabkan perpecahan sesama umat,  

Selain itu, dirinya selalu mengajak seluruh ulama mengedepankan pendapat para ulama yang mu`tabar tentang bid’ah dan pembagiannya untuk direnungkan tanpa pengaruh hawa nafsu.

Ditambahkannya secara singkat, perkara-perkara baru itu terbagi menjadi dua bagian. Pertama, Perkara baru yang menyalahi al Quran dan Sunnah, Ijma atau menyalahi Atsar (sesuatu yang dilakukan atau dikatakan sahabat tanpa ada di antara mereka yang mengingkarinya), perkara baru semacam ini adalah bid’ah yang sesat. 

Kedua, Perkara baru yang baru yang baik dan tidak menyalahi Al-quran, Sunnah, maupun Ijma, maka sesuatu yang baru seperti ini tidak tercela.” (Diriwayatkan oleh al-Baihaqi dengan sanad yang Shahih dalam kitab Manaqib asy-Syafii juz 1/ 469)




Liputan : R.A





Berita Lainnya :
 
  • Tolak Aksi Unjuk Rasa Anarkis Sejumlah Elemen Masyarakat Kuansing Deklarasi Damai turun ke Jalan
  • Selama Unjuk Rasa Omnibus Law Polda Riau Tahan 21 Orang
  • Keluarga Darismal Minta Hak Asasi Manusia Atas Tudingan Pencurian Ternak Sapi
  • Persatuan Tarbiyah Kuansing Taja Muzakarah Ulama se Kuansing, Secara Resmi Dibuka Andi Putra
  • Antusias Tinggi, Sebanyak 15 Titik Sekaligus Kampanye Paslonbup-Wabup Rohul H Hamulian-M Sahril To
  • Terkait Masalah Perekonomian Masyarakat Di Tengah Pademi Covid-19, TNI Dan PolRI, Memiliki Program
  • Dukung Cabup Pelalawan Nomor Urut 1, ONUR siap Hidup Mati Menangkan Pasangan RIDHA
  • Juprizal Pimpin Sidang Paripurna DPRD HUT Kuansing Ke 21
  • Ketua Tarbiyah Kuansing Kunjungi Madrasah Tarbiyah Kenegerian Kopah
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved