| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Korupsi Dana Desa

Kejari Kuansing Tahan Tersangka Korupsi DD Desa Sako


Sigapnews.co.id | Kuantan Singingi
Kamis, 19/09/2019 - 13:30:03 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID/TELUK KUANTAN- Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Penyidik Polres Kuantan Singingi dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengeloaan Keuangan Desa pada APBDes Desa Sako Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2016 Kamis, 19/9/2019

Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Hari Wibowo SH MH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Muhamad Gempa Awaljon Putra SH MH kepada awak media membenarkan bahwa Jaksa Penuntut Umum Kejari Kuansing menerima penyerahan tersangka atas nama Andika yang merupakan Kepala Desa Sako

Terhadap perbuatan tersangka Andika, melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, terhadap tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan" kata Gempa Awaljon

Penahanan terhadap tersangka Andika di Rutan Kelas I Pekanbaru, dan dalam waktu dekat perkara tersebut akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru

Berdasarkan Penghitungan Kerugian Keuangan Negara yang dilakukan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Riau, perbuatan tersangka telah menimbulkan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp 576.652.000,- (lima ratus tujuh puluh enam juta enam ratus lima puluh dua ribu rupiah).

Ditambahkan (Gempa Awaljon) ditemukan adanya Realisasi pengeluaran yang tidak sesuai dengan Laporan pertanggungjawaban terhadap 3 paket Kegiatan yang terdapat dalam Program Pembangunan, Pemanfaatan dan Pemeliharan Jalan pada APBDes Desa Sako Tahun Anggaran 2016.

"Nilai kerugian Dana Desa yang dikucurkan itu tidak digunakan sesuai peruntukannya," kata Gempa Awaljon

Terungkapnya kasus korupsi Dana Desa (DD) berawal dari laporan pengaduan masyarakat yang diterima Kejari Kuansing beberapa bulan lalu.

Hasil penyelidikan Kejari Kuansing juga selaras dengan hasil evaluasi Inspektorat Pemerintah Kabupaten Kuansing yang menemukan adanya penyelewengan.







Liputan : Radian Ali 





Berita Lainnya :
 
  • Khawatir Timbulkan Permasalahan, Bintan Tolak Gunakan Istilah "New Normal"
  • Bintan Akan Terapkan Sistem "Ganjil-Genap" NIK Cegah COVID-19
  • Persekutuan Gereja Indonesia Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan Normal Baru
  • Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020, Perbatasan Sumbar Masih di Tutup
  • Masjid di Pekanbaru Gelar Shalat Jumat Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
  • Gadis Cilik Ditemukan Warga Tergeletak Di Sebuah Parit
  • Menag Besok Umumkan Aturan Pembukaan Kembali Rumah Ibadah
  • Pemprov Sumbar Belum Terapkan New Normal, Masih Perpanjang PSBB Hingga 7 Juni 2020
  • Bandara Jambi Siap Terapkan Tatanan Normal Baru di Masa Pandemi COVID-19
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved