| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Sayangkan Laporan Terhadap Media

Ketua Terpilih PPWI Pelalawan Menilai Abdul Nasib Tidak Pahami UU Pers


Yarisman | Pelalawan
Jumat, 26/06/2020 - 21:23:34 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID, PELALAWAN  - Sonaatulo Halawa datangi Ruang Unit Idik III Sat Reskrim Polres Pelalawan untuk memenuhi undangan dalam surat Permintaan Keterangan atau Klarifikasi Biasa, Jum'at (26/06/2020) pagi.

Kedatangan wartawan yang akrab disapa Sona ini adalah untuk dimintai keterangan/klarifikasi sehubungan adanya laporan pengaduan dari Abdul Nasib,SE yang merupakan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan, tentang dugaan tindak pidana Pencemaran Nama Baik.

Ia datang ke Polres Pelalawan dengan didampingi oleh sejumlah rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam organisasi pers, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Pelalawan hingga selesai.

Seusai dimintai keterangan oleh penyidik di Unit Idik III Sat Reskrim Polres Pelalawan Sonaatulo Halawa menyampaikan bahwa iya hanya dimintai keterangan atau klarifikasi biasa atas laporan Abdul Nasib yang bertujuan untuk mencari tau siapa narasumber dalam berita yang telah ia buat.

"Saya cuman dimintai keterangan oleh penyidik atas laporan Abdul Nasib. Tujuan laporannya untuk mencari tau siapa narasumber saya dalam berita dugaan monopoli proyek itu. Tapi saya gunakan hak tolak sebagaimana dalam undang-undang pers untuk melindungi narasumber," terangnya kepada rekan-rekan wartawan.

Sementara itu, Ketua terpilih PPWI Kabupaten Pelalawan Pranseda Simanjuntak,SH sangat menyayangkan langkah yang diambil oleh Abdul Nasib atas pemberitaan Sona di media www.realitaonline.com.

"Kita sangat menyayangkan langkah Abdul Nasib dengan membuat laporan pengaduan ke kepolisian atas pemberitaan tersebut. Untuk narasumber, saudara Sona punya hak tolak untuk melindungi sumber dari beritanya dan itu sesuai aturan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, Pasal 1 ayat 10 dan Pasal 4 ayat 4," jelasnya.

Oleh karena itu, Pranseda menilai bahwa Abdul Nasib sepertinya tidak memahami Undang-undang Pers.

"Sepertinya Abdul Nasib tidak memahami Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers itu," katanya.

Ia menambahkan, jika memang ada masalah dalam pemberitaan harusnya ke Dewan Pers, karena salah satu fungsi Dewan Pers adalah memberikan pertimbangan dan mengupayakan penyelesaian pengaduan masyarakat atas kasus-kasus yang berhubungan dengan pemberitaan pers. (yrs)





Berita Lainnya :
 
  • Daya Tahan Ekonomi Riau di Era New Normal
  • Kampung Tangguh Nusantara, Jaga Kampung, Polres Tanam Bibit Nenas dan Pinang
  • Produk Jurnalistik Tidak Boleh Distempel Hoax oleh Instansi Manapun
  • Ekonom Gita Wirjawan: Media Siber Profesional Dibutuhkan di Era Pandemik
  • Rapit Tes Penyelenggara Pemilu 2020 Kecamatan Bonai Darussalam Berjalan Lancar
  • Jangan Takut Lapor di JAGA, Dana Bansos jadi Sorotan KPK, Data Pelapor Dijamin Aman
  • TP PKK Rohul Raih Juara I BKR dan Prakarti Madya III PHBS Tingkat Nasional
  • Banjir Surut, PLN Nyalakan Kembali Listrik di Kampar Kiri Hulu
  • Dua Anggota DPRD Provinsi Riau Reses Di Tambusai Utara
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved