Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) meningkatkan Kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Batang Lubuh pada ruas jalan kota tengah SP III dari penyelidikan ke penyidikan."> Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) meningkatkan Kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Batang Lubuh pada ruas jalan kota te" />
| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Kejari Rohul Tingkatkan ke Tahap Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Batang Lubuh


H87 | Rokan Hulu
Sabtu, 25/07/2020 - 13:34:28 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID, ROHUL -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) meningkatkan Kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Batang Lubuh pada ruas jalan kota tengah SP III dari penyelidikan ke penyidikan.

Pembangunan jembatan tersebut dianggarkan dari APBD Rohul 2018 senilai Rp 10,9 miliar pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rohul dengan rekanan kontraktor PT KIL.

Hal itu dikatakan Kepala Kejari Rohul Ivan Damanik SH MH saat pemaparan capaian kinerja sejak Januari hingga Juli 2020 di Aula Kantor Kejari Rohul, Rabu (22/7/2020).

Kajari Rohul Ivan Damanik yang didampingi Kasi Pidsus Kejari Rohul Doni Syahputra SH MH mengatakan, dugaan penyelewengan anggaran kegiatan pembangunan jembatan Batang Lubuh pada ruas Jalan Kota Tengah SP III Kepenuhan sudah mulai diselidki sejak Januari 2020 lalu.

Kemudian setelah berproses, pada perkara dugaan tindak pidana Korupsi ini dilanjutkan dengan proses penyidikan di pertengahan Maret 2020 lalu.

Diakui Kajari Ivan Damanik, saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 18 saksi yang terlibat dalam kegiatan pembangunan Jembatan Batang Lubuh pada ruas Jalan Kota Tengah SP III Kepenuhan yang dikerjakan oleh PT. KIL tersebut.

"Kita sudah panggil dan minta keterangan kepada pihak-pihak, baik dinas maupun pelaksana kegiatan itu. Saat ini kita tengah menunggu hasil pemeriksaan ahli terhadap mutu kegiatan dan kerugian negara yang ditimbulkan," ungkapnya.

Berdasarkan data yang dirangkum, pada pekerjaan pembangunan jembatan Batang Lubuh pada ruas Jalan Kota Tengah SP III Kepenuhan itu, hasil pemeriksaan fisik oleh BPK RI ditemukan adanya kekurangan pengerjaan sebanyak 13 persen.

Akan tetapi dalam pelaksanaannya, pihak Dinas PUPR tetap membayarkan ke rekanan kontraktor sebesar 100 persen. Sehingga terjadi kelebihan bayar sekitar Rp 1,9 miliar.

Selain itu, masih berdasarkan pemeriksaan BPK RI, terdapat kekurangan penerimaan denda keterlambatan pekerjaan sebesar Rp 178 juta






Berita Lainnya :
 
  • Cegah Penyebaran Virus Corona, Tour Bulu Tangkis Seri Asia Diundur Hingga 2021
  • Peru Buka Kembali Aktivitas Ekonomi Pada Oktober Setelah Kasus Virus Corona Turun
  • Sore Hingga Malam Hari Sumut Berpotensi Hujan, Angin Kencang Disertai Petir
  • Gubri Kukuhkan Masrul Kasmi Sebagai Pjs Bupati Rohul
  • Pjs Gubernur Kepri Lantik 5 Pjs Bupati/Walikota
  • Gubernur Sutarmidji Sebut Pjs Bupati Harus Netral Dipilkada
  • Sepanjang 2016-2020 Pegawai KPK Mengundurkan Diri 157 Orang
  • UPDATE Per 26/9/2020 Covid-19 di Kepri, Batam Zona Merah, Tanjungpinang Zona Oranye
  • PT Philips Batam Akan Gelar Swab Test Karyawannya Besok (Minggu, 27/9/2020)
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved