| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Covid-19 di Indonesia

Covid-19 di Indonesia Kini 2.738 Kasus, Bertambah 247, Berhasil Sembuh 204 orang


Sigapnews | Nasional
Selasa, 07/04/2020 - 17:01:39 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jumat (29/3/2020).(Foto: Sigapnews.co.id/Dok. BNPB)
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah menyatakan bahwa masih terjadi penularan virus corona yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia bertambah. 

Hingga Selasa (7/4/2020) pukul 12.00 WIB, total ada 2.738 kasus Covid-19 di Tanah Air. 

Berdasarkan data pemerintah pusat, terjadi penambahan 247 pasien dalam 24 jam terakhir. 

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Selasa sore. 

"Kami dapatkan penambahan kasus baru confirmed pemeriksaan CPR sebanyak 247 orang," kata dia. 

"Sehingga total kasus menjadi 2.738 orang" ujar Yurianto.

Berdasarkan data yang sama, diketahui juga ada penambahan 12 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh. 

Dengan demikian, total ada 204 orang yang telah dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan. 

Kemudian, terdapat penambahan 12 pasien yang meninggal setelah mengidap Covid-19. 

Hal ini menyebabkan total ada 221 pasien yang tutup usia setelah dinyatakan positif terinfeksi virus corona. 

Yuri menambahkan, data ini memperlihatkan bahwa masih terjadi penularan virus corona di masyarakat. 

Ini bisa disebabkan karena masih ada orang yang mengandung virus dan tidak merasakan sakit, namun tetap berkeliaran. 

"Ini yang harus kita hentikan," ucap dia. 

Achmad Yurianto pun meminta masyarakat mematuhi semua imbauan dari pemerintah agar penularan Covid-19 tidak terus meluas. 

Misalnya, imbauan untuk disiplin mencuci tangan dengan. Imbauan memakai masker saat berada di luar rumah juga perlu dilakukan masyarakat. 

Mereka juga diminta untuk bertahan di dalam rumah, dan dapat keluar rumah jika memang ada keperluan mendesak. 

Namun, Yuri tetap mengingatkan untuk menjaga jarak aman. 

"Patuhi ketentuan-ketenutan tentang pembatasan sosial berskala besar untuk yang di DKI Jakarta dan sekitarnya," ujar Achmad Yurianto. 

Dia pun meminta masyarakat untuk tidak pulang ke kampung halaman atau mudik dini. Sebab, ini perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 hingga ke daerah. 

"Patuhi semua ketentuan, tidak perlu pertimbangkan untuk pulang kampung. Kita lindungi saudara-saudara kita yang di kampung," ucapnya. (*)

Liputan: Piter
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Mahasiswa Pagaran Tapah Lapor Kades Sangkir Indah Ke Polres Rohul.
  • Korupsi di Jiwasraya Merugikan Negara Rp 16.8 Triliun
  • Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK
  • Sidang Kasus Proyek Multiyears Amril Mukminin Diagendakan di Pengadilan Pekanbaru
  • Kepri Rancang Aplikasi Tracing COVID-19
  • Suap Wali Kota Medan, Kasubbag Protokoler Divonis Empat Tahun Penjara
  • Terkait Kasus Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan, ICW Serahkan Amicus Curiae
  • Terkait Suap di DPRD Sumut, KPK Terima Pengembalian Uang Senilai Rp 422,5 Juta
  • Meranti Jadi Model Utama Grand Design Sagu Nasional
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved