| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Masih Dilakukan Penyidikan dan Penyelidikan

Tiga Pelaku Perusakan Atribut Partai Demokrat Ditahan Polda Riau


red | Nasional
Senin, 17/12/2018 - 16:50:56 WIB
Sigapnews.co.id | Pekanbaru - Kepolisian kota Pekanbaru sudah menetapkan dan menahan tiga tersangka atas perusakan atribut partai dan baleho partai Demokrat bergambar Presiden RI ke-6, yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Kejadian perusakan atribut partai Demokrat terjadi pada hari Sabtu, 15 Desember 2018 sekitar pukul 13.45 WIB seperti yang dilaporkan oleh Edi A Muhammad Yatim selaku Sekretaris DPD partai Demokrat Riau.

Hal itu diungkapkan Kapolda Riau, Irjen Widodo Eko, Senin 17 Desember 2018, bahwasanya  tiga tersangka tersebut yakni HS, yang melakukan perusakan baleho dan bendera Partai Demokrat di Jalan Jenderal Sudirman dan dua tersangka perusakan di daerah Tenayan Raya masing-masing KS dan MW. 

Seperti diceritakan saksi Donal dan Andika, pelaku memanjat baleho yang tidak jauh dari SPBU dijalan Jenderal soedirman, Pekanbaru dengan cara merobek menggunakan pisau carter. Melihat kejadian tersebut, saksi berteriak kearah pelaku dan HS melompat dan sempat jatuh akhirnya ditangkap saksi kemudian diserahkan ke Polisi.

"Terhadap para tersangka saat ini dilakukan penahanan karena ancaman hukumannya lima tahun dan dapat ditahan. Ketiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP soal pengrusakan," ujar Kapolda Widodo Eko saat melaksanakan konferensi pers terkait perusakan atribut Parpol

Lebih lanjut diungkapkan Kapolda, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan. "Penyidikan dilakukan terhadap ketiga tersangka, sementara penyelidikan dilakukan untuk pengembangan siapa yang menyuruh dan lainnya," ujar Kapolda.

Dengan adanya penetapan tersangka dan penahanan terhadap ketiga tersangka tersebut, Kapolda berharap kasus perusakan atribut partai ini menjadi kasus terakhir di Provinsi Riau. Ia berjanji akan menindak tegas para pelaku.

Untuk diketahui, sampai sejauh ini belum ada keteragan dari para tersangka diperintahkan oleh satu satu Partai politik tertentu yang menyuruh untuk merusak atribut partai Demokrat tersebut.

"Sesuai dengan apa yang diucapkan oleh Kapolda Riau, saat ini masih dilakukuan penyidikan dan penyelidikan," ucap kabid Humas Polda Riau Kombes Narto.





Berita Lainnya :
 
  • Bupati Inhil Resmikan Rumah Sakit 3 M Plus
  • Dua Pejabat Kementerian PUPR Dituntut Jaksa KPK 5 Tahun 6 Bulan Penjara
  • Hasil Penyelidikan TGPF Tidak Signifikan, Kata Pimpinan KPK
  • Dugaan TGPF, Penggunaan Kekuasaan Berlebihan Membuat Novel Diserang
  • Polda Riau Kirim 100 Brimob Jaga Freeport di Papua
  • Tipikor Dana Hibah 2011-2012, Kejati Riau Periksa Bekas Sekda dan Eks Rektor UIR
  • Jaksa Dalami Dugaan Korupsi di PT PER, 4 Pegawai BUMD Pemprov Riau Diperiksa
  • Mark Up Pembangunan Gedung Fisip UNRI Seret Lima Tersangka
  • Investigasi Kasus Penyerangan Novel Baswedan, Begini Hasil Lengkap TGPF
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved