| | | | | | | | |
| | | | | | | |
Headlines News: 23:59 WIB - WHO: Pertempuran di Ibu Kota Libya Tewaskan 220 dan 1.066 orang | 23:18 WIB - Ketua KPU Bantah Tuduhan Curang | 22:23 WIB - Jokowi Utus Luhut Untuk Bertemu Prabowo | 22:07 WIB - Kelelahan, Tiga Petugas KPPS di Lampung Meninggal | 21:43 WIB - Memanasnya Situasi, Perhitungan Suara di Kecamatan Medan Petisah Ditunda | 21:13 WIB - Berkisar 112 TPS di Rekomendasikan Bawaslu Riau Untuk PSU dan PSL
 
Sudah Kaya Kok Masih Korupsi?

Selasa, 04/09/2018 - 16:43:09 WIB
Sigapnews.co.id | Opini - Bagi orang fakir, miskin, kere, mlarat, dan dhuafa, logika di atas sungguh tak masuk akal. Bagaimana mungkin sudah banyak uang, tetap saja saja korupsi. Tidakkah sudah cukup punya rumah, motor, mobil, vila, dan deposito? Mengapa orang kaya masih saja korupsi?

Ya, itulah fitnah dunia. Manusia diseret ke jurang rakus yang membuatnya lupa diri. Kenikmatan duniawi membutakan mata hati hingga lupa kewajiban akhirat. Lupa bahwa hidup di dunia ada batasnya. Akan datang suatu hari di mana mendadak tubuh lemas lunglai tak berdaya. Perlahan nyawa lepas dari raga. Jiwa melayang menuju Penciptanya.

Dulu, saat masih muda, saya membayangkan betapa enaknya orang yang punya duit untuk beli makanan, baju, dan sepatu bola. Saya merasa uang 1 juta cukup untuk membeli semua itu. Tapi, setelah semua bisa terbeli (alhamdulillah), ada hasrat untuk beli makanan yang lebih enak, baju lebih mahal, dan sepatu bola yang lebih gahar.

Ya, manusia secara natural akan diseret pada kebutuhan primer -- sekunder -- tersier. Tak ada kata berhenti kecuali oleh mereka yang memiliki hati bersyukur. Hati yang meyakini perjumpaan dengan Tuhan adalah anugerah, bukan musibah, apalagi petaka.

Detik akan berhenti. Semua yang dimiliki akan diletakkan. Jasad akan menyatu dengan tanah, bukan rumah, motor, mobil, apalagi sepatu bola ๐Ÿ˜ฅ ....

ู‚ูู„ู’ ุฅูู†ูŽู‘ ุตูŽู„ูŽุงุชููŠ ูˆูŽู†ูุณููƒููŠ ูˆูŽู…ูŽุญู’ูŠูŽุงูŠูŽ ูˆูŽู…ูŽู…ูŽุงุชููŠ ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุฑูŽุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽ

"Katakanlah sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam". (QS al-Anโ€™ฤm: 162).

Ditulis oleh : Imam Gem Sufaat 



Opini Lainnya :
 
  • Menapaki Perayaan Pesta Demokrasi di Indonesia
  • Pencapaian Visi Jangka Panjang Riau 2025
  • Peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi di bulan Rajab
  • Kenapa Sih Rupiah Melemah?
  • Benarkah Inflasi Riau Stabil
  • โ€œGo to Hellโ€ Stigma Negatif PNS
  • Beda Media Massa dengan Media Penguasa
  • Sudah Kaya Kok Masih Korupsi?
  • Pentingnya Keberadaan POLRI Ditengah Masyarakat
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved