| | | | | | | | |
| | | | | | | |
Headlines News: 19:16 WIB - Seleksi Perangkat Desa Rambah Dinilai Tidak Transparan, Peserta Minta Panitia Pelaksana Tes Ulang | 16:22 WIB - Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan | 14:58 WIB - Peringatan 10 Muharram 1440 Hijriyah, Pemdes Sialang Rindang Gelar Istighosah dan Tabligh Kabar | 13:42 WIB - Gubernur Sumbar Ajak Generasi Muda Jadikan Gerakan Pramuka Sebagai Rumah Kita | 13:40 WIB - Tim Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur Kunjungi Sumbar | 13:36 WIB - Gubernur Sumbar Lantik Pasangan Deri Asta-Zohirin Sayuti Sebagai Walikota-Wakil Walikota Sawahlunto
 
Sudah Kaya Kok Masih Korupsi?

Selasa, 04/09/2018 - 16:43:09 WIB
Sigapnews.co.id | Opini - Bagi orang fakir, miskin, kere, mlarat, dan dhuafa, logika di atas sungguh tak masuk akal. Bagaimana mungkin sudah banyak uang, tetap saja saja korupsi. Tidakkah sudah cukup punya rumah, motor, mobil, vila, dan deposito? Mengapa orang kaya masih saja korupsi?

Ya, itulah fitnah dunia. Manusia diseret ke jurang rakus yang membuatnya lupa diri. Kenikmatan duniawi membutakan mata hati hingga lupa kewajiban akhirat. Lupa bahwa hidup di dunia ada batasnya. Akan datang suatu hari di mana mendadak tubuh lemas lunglai tak berdaya. Perlahan nyawa lepas dari raga. Jiwa melayang menuju Penciptanya.

Dulu, saat masih muda, saya membayangkan betapa enaknya orang yang punya duit untuk beli makanan, baju, dan sepatu bola. Saya merasa uang 1 juta cukup untuk membeli semua itu. Tapi, setelah semua bisa terbeli (alhamdulillah), ada hasrat untuk beli makanan yang lebih enak, baju lebih mahal, dan sepatu bola yang lebih gahar.

Ya, manusia secara natural akan diseret pada kebutuhan primer -- sekunder -- tersier. Tak ada kata berhenti kecuali oleh mereka yang memiliki hati bersyukur. Hati yang meyakini perjumpaan dengan Tuhan adalah anugerah, bukan musibah, apalagi petaka.

Detik akan berhenti. Semua yang dimiliki akan diletakkan. Jasad akan menyatu dengan tanah, bukan rumah, motor, mobil, apalagi sepatu bola 😥 ....

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

"Katakanlah sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam". (QS al-An’ām: 162).

Ditulis oleh : Imam Gem Sufaat 



Opini Lainnya :
 
  • Sudah Kaya Kok Masih Korupsi?
  • Pentingnya Keberadaan POLRI Ditengah Masyarakat
  • Sinergitas Memunculkan Prestasi?
  • Penyimpangan Auditor BPK
  • Aris Budiman Hadiri Pansus Angket, Pembangkangan Terhadap Pimpinan KPK
  • Angket DPR Siasat Jahat Melemahkan KPK
  • Mahasiswa: Antara Status dan Pengetahuan
  • Wartawan oh Wartawan...
  • Menginvestasikan Dana Haji buat Proyek Infrastruktur
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved